Kamis, 22 Oktober 2015

BERSATU = DAMAI

   Indonesia menyakini adanya persatuan di dalam perbedaan. Berbagai macam suku, budaya, tata cara adat juga termasuk agama. Indonesia membebaskan masyarakatnya memilih agama apapun.Tetapi juga diimbangi dengan tetap adanya persatuan dengan masyarakat.
   Saya sendiri menganut agama kristen. Dimana agama saya mengutamakan yang namanya kasih persaudaraan. Kebanyakan orang kristen tidak memandang bagaimana latar belakang orang yang ia temui. Siapa anda, bagaimana anda, ber-agama apa anda, juga di standart ekonomi mana anda. Tetapi kami melihat seberapa butuh kalian butuh bantuan. kami akan dengan senang hati membantu siapa pun.
   Kristen mengutamakan kasih. Karna kasih itu indah. Kasih adalah lemah lembut, ketulusan, baik hati, suka kedamai.an, dan yang baik-baik lainnya. Seperti juga halnya dengan menerima adanya perbedaan. Tercatat dalam ayat Galatia 5:22-23 "Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal0hal itu.
   Agama ada untuk kita saling berkomunikasi dengan sang pencipta Tuhan. Tetapi hanya cara dan persepsinya yang berbeda. bagaimana kita menyikapi hal itu dengan saling menerima dan bekerja sama untuk tetap menjunjung tinggi adanya persatuan di dalam masyarakat. Karna agama ada untuk mendamaikan bukan untuk saling bersaing mana yang benar dan mana yang salah. Dengan hanya menerima saja kita dapat tetap hidup rukun. Kita juga senang ketika adanya kerjasama antar agama. Tidak ada salahnya jika kita juga melakukan hal itu.
Sebetulnya kita ini adalah saudara. Mengapa hanya dengan perbedaan persepsi saja kita dapat saling menyerang. Kita hanya perlu berlapang dada untuk menerima perbedaan agama. Tidak menuntut bahwa seantero jagat raya ini beragama satu. Karna manusia dapat berfikir dan kritis untuk memilih cara pandang mana yang ia pegang.
   Kita juga harus mengingat dan sadar apa itu arti kita sebagai manusia. Kita bisa mengerti mana yang baik dan yang buruk. bagaimana indahnya kedamaian dan semua orang menginginkan itu. Mari kita lakukan hal itu. Jangan hanya karena sebuah kata-kata yang memprofokasi kita memusuhi manusia sesama kita.
   Jika kita mampu di provokasi maka kita tidak beda dengan binatang. Binatang hanya mampu membela kaumnya. Mereka senang jika lawannya kalah. Binatang tidak berakal yang hanya berfikir pendek. Ia hanya berfikir bagaimana mengalahkan kaum yang dibawah dan mencari makan. Apakah kita seperti mereka?
   Kita di ciptakan berakal budi dan dapat berfikir panjang. Kita mampu bersosialisasi dengan baik. Kita seharusnya sangat berbeda dengan binatang yang begitu kejinya saling membunuh hewan yang berada di bawahnya. Maka kita seharusnya dapat bangga menjadi manusia yang cinta damai dan dapat berfikir kritis untuk kebaikan juga mengamalkan nilai kasih yang indah itu.
   Saya tidak dapat merubah seseorang secara cepat. Tetapi supaya ini dapat menjadi pandangan, agar kita tidak terlalu cepat terprofokasi hal yang negatif. Kita coba untuk lebih menjadi bangsa yang semakin cerdas dan memandang mana hal yang lebih baik kita lakukan. Jangan sampai kita pada akhirnya hanya membantu kelompok yang seperti menjadi "musuh" utama dunia ini. Pasti tidak ada orang yang mau menjadi penghancur dunia ini.
   Mari kita satukan KASIH persaudaraan. Tidak memandang siapa mereka dan apakah kita sama, tetapi hidup bersama untuk kedepannya. Karna pada intinya kita juga adalah makhluk sosial yang harus hidup saling berdampingan.

Nama : Defy Oktaviola
Dosen pembimbing : Gregdaru Wijoyoko 

36 komentar:

  1. Saya setuju sekali kalau diagama Kristen kita harus saling mengasihi, God Bless You

    BalasHapus
  2. blog anda sangat saya apresiasi sekali, memang benar apa yang anda tuliskan, agama kristen memang mengajarkan cinta kasih, dimana cinta kasih ini bisa kita terapkan dilingkungan kita, baik institusi maupun lembaga pendidikan :)

    BalasHapus
  3. Amin!! Mari kita terus berbagi kasih ke smua orang, walopun teman yang berbeda agama... Jesus bless

    BalasHapus
  4. Apakah ada yg mendukung dari agama anda untuk melakukan perbuatan kedamaian?misalnua seperti dokumen gereja atau potongan kitab suci yang merujuk pada mengusahakan penciptaan kedamaian?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ada. pada alkitab, salah satunya yaitu, markus 9:5 garam memang baik, tetapi jika menjadi hambar, dengan apakah kamu mengasinkannya? hendaklah kamu selalu mempunyai garam dalam dirimu dan selalu hidup berdamai yang seorang dengan yang lain.
      di dalam ayat ini Tuhan menyuruh saya untuk menjadi garam dunia dan selalu berdamai dengan sesama manusia bukan menebar kebencian.

      Hapus
  5. Fio! perbedaan itu baik.
    terus berkarya ya.
    God Bless You. :)

    BalasHapus
  6. Saling mengasihi kuncinya. Nice artikel vio!. Godbless

    BalasHapus
  7. nice article :) sudah seharusnya sesama manusia saling toleransi dan tentu kita semua adalah saudara.

    BalasHapus
  8. kita sebagai manusia kasih akal untuk berfikir secara logis, bukan sering menggunakan nafsunya seperti binatang....

    BalasHapus
  9. Terimakasih . Artikelnya sangat membantu dan menginspirasiii . Semoga bisa terealisasikan ya kedepann . Amiiinnn . GBu ^^

    BalasHapus
  10. Terimakasih . Artikelnya sangat membantu dan menginspirasiii . Semoga bisa terealisasikan ya kedepann . Amiiinnn . GBu ^^

    BalasHapus
  11. Terimakasih . Artikelnya sangat membantu dan menginspirasiii . Semoga bisa terealisasikan ya kedepann . Amiiinnn . GBu ^^

    BalasHapus
  12. Sebagai umat beragama, kita harus saling mengasihi antar umat manusia

    BalasHapus
  13. wihiiii di kasi judul dooong hehehe

    BalasHapus
  14. semoga kita tidak terprovokasi utk saling serang antar-agama, melainkan menciptakan suasana damai dan toleransi antar umat beragama, GBUUU

    BalasHapus
  15. bagus vioooo.. semoga akan trs tercipta kedamaian yaa

    BalasHapus
  16. Artikel yang sangat membantu, Vi. Mari tingkatkan rasa solidaritas yang tinggi terhadap sesama, tanpa melihat perbedaan-perbedaan yang ada. Good job Vi! God Bless you always.

    BalasHapus
  17. artikenya bagus, semoga bermanfaat buat kita semua. terus berkarya ok.

    BalasHapus
  18. artikel yg bagus, keep writing 😊

    BalasHapus
  19. blognya bermanfaat banget buat kita semua . keren! <3

    BalasHapus
  20. Nah ...
    Artikelnya bermanfaat banget vi..

    BalasHapus
  21. Menghargai perbedaan good artikel vio

    BalasHapus
  22. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  23. Good, tidak hanya sekedar tulisan, tapi biarlah jadi rhema bagi setiap orang yang membaca dan jadi berkat bagi Indonesia, Jbu always ....

    BalasHapus
  24. post anda sangat bagus dan menginspirasi. terus berkayarya. gbu;)

    BalasHapus
  25. saya setuju,menurut saya semua agama mengajarkan kebaikan dan tidak mengajarkan kejahatan.perbedaan agama tidak menghalangi kita dalam berbagi kasih sayang

    BalasHapus
  26. Nice try Vio :) Tuhan Yesus memberkati

    BalasHapus
  27. Saya setuju, bersatu dalam perbedaan Dan damai, nice article

    BalasHapus
  28. Saya setuju, bersatu dalam perbedaan Dan damai, nice article

    BalasHapus
  29. Kasihilah sesamamu manusia spt dirimu sendiri...
    Itu kunci'na...
    GBU ^_^

    BalasHapus
  30. Kasihilah sesamamu manusia spt dirimu sendiri...
    Itu kunci'na...
    GBU ^_^

    BalasHapus
  31. Mantefaaa,dek..lanjutkan buat artikel yang bermanfaat ya..teruslah berkarya dan menginspirasi banyak orang..
    Proud for you 👊👊👊

    BalasHapus
  32. Damai adalah tujuan dari persatuan, tapi perlu diingat kita hidup tidak luput dari masalah. ada-ada aja masalah yang menimbulkan perpecahan. jadi kembali kepribadi masing-masing, mau di ladenin (bisa positif/negatif) atau cuekin.

    BalasHapus